BUDIDAYA KERANG HIJAU (Perna viridis L.) BERBASIS KOMUNITASDI KAWASAN MANGROVE POTENSIAL TERDAMPAK LOGAM BERATDI KARANGDEMPEL, KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES

Authors

  • Suyono Universitas Pancasakti Author
  • Narto Universitas Pancasakti Author

Keywords:

Strategi, kerang hijau, kualitas lingkungan, pengembangan potensi

Abstract

Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah memiliki panjang pantai lebih dari 30 km dan sebagian perairan pantainya terlindung oleh adanya gosong pasir (sand dune) sebagaimana di perairan pantai Karangdempel Kecamatan Losari sehingga sangat strategis untuk dijadikan kawasan pengembangan budidaya kerang hijau. Tujuan penelitian ini meliputi : 1).Mengetahui kandungan logam berat khususnya Pb, Cu, Cd
dan Hg pada budidaya kerang hijau (Perna viridis L.) saat musim kemarau di kawasan bermangrove dan tidak bermangrove yang terdampak aliran Sungai Cisanggarung. 2) Menentukan teknik penerapan budidaya budidaya kerang hijau (Perna viridis L.) yang
dimungkinkan terdampak pencemaran logam berat. 3). Merumuskan pola pengelolaan budidaya kerang hijau (Perna viridis L) berbasis komunitas di perairan pantai
Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilaksanakan selama 9 (bulan ) bulan pada Januari-September 2017 bertempat di wilayah perairan
pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Target temuan inovatif penelitian ini adalah pola pengelolaan budidaya kerang hijau (Perna viridis L) di perairan pantai yang dimungkinkan terdampak pencemaran logam berat berbasis komunitas/partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen Penyusunan pola pengelolaan budidayanya dilakukan dengan bantuan analisis dengan uji t dan uji korelasi-regresi. Hasil penelitian menunjukan
bahwa : 1) Kandungan logam berat khususnya Pb, Cu, Cd dan Hg pada budidaya kerang hijau (Perna viridis L.) saat musim kemarau di kawasan bermangrove khususnya Pb 0,56 mg/kg, Cu 2,06 mg/kg, Cd <0,01 mg/kg dan Hg <0,001 dan tidak bermangrove Pb
0,47 mg/kg, Cu 2,07 mg/kg, Cd <0,01 mg/kg dan Hg <0,001 yang terdampak aliran Sungai Cisanggarung di perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. 2).Budidaya kerang hijau (Perna viridis L.) dengan metode floating box di perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes menunjukan tingkat kelayakan untuk kegiatan budidaya kerang hijau. Antisipasi perlu dilakukan terhadap adanya potensi pencemaran/kandungan logam berat yang terbawa aliran Sungai Cisanggarung. 3). Pola pengembangan budidaya kerang hijau (Perna viridis L.)
di wilayah perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes dilakukan oleh KPSA (Kelompok Pelestari Sumberdaya Alam ) “ Mina Makmur dan Kelompok Tani”Wana Mina” dalam kegiatan Budidaya kerang hijau,direkomendasikan
hal-hal sebagai berikut :1).Pengembangan kelompok masyarakat di Kawasan Pesisir Kabupaten Brebes untuk membudidayakan kerang hijau secara ekstensif melalui teknik budidaya sederhana/madya dengan memanfaatkan perhatian instansi pemerintah dan
pihak terkait. 2). Pemberdayaan kelompok masyarakat Karangdempel untuk mengatur kegiatan budidaya kerang hijau secara terpadu. 3). Pelibatan lembaga pengkajian dan penelitian untuk mengantisipasi/mengatasi kandungan logam berat pada kerang hijau serta untuk meningkatkan nilai ekonomis kerang hijau di perairan pantai Karangdempel.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-01-2024

Issue

Section

Jurnal Ilmiah Ultras Brebes

How to Cite

BUDIDAYA KERANG HIJAU (Perna viridis L.) BERBASIS KOMUNITASDI KAWASAN MANGROVE POTENSIAL TERDAMPAK LOGAM BERATDI KARANGDEMPEL, KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES. (2024). JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES, 2(1). https://jurnal-ultras.brebeskab.go.id/index.php/ojsdata/article/view/8

Similar Articles

31-40 of 55

You may also start an advanced similarity search for this article.