STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYAKERANG HIJAU (Perna viridisL)DENGAN METODE FLOATING BOX BERBASIS KEMITRAANDI KAWASAN PANTAIKARANGDEMPEL KABUPATEN BREBES
Keywords:
Strategi, Budidaya Kerang Hijau, Pengembangan PotensiAbstract
Perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes sangat strategis
untuk dijadikan kawasan pengembangan budidaya kerang hijau(Perna viridis L.).Tujuan
penelitian ini meliputi : 1. Menentukan luas wilayah beserta daya dukung lingkungan perairan
pantai yang layak untuk budidaya kerang hijau; 2. Merumuskan strategi pengembangan
budidaya kerang hijauberbasis daya dukung lingkungan dengan pola kemitraan di kawasan
perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.Penelitian ini dilaksanakan
selama dua bulan pada Oktober-Nopember 2016. Penelitian ini menggunakan metode
eksperimen secara observatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan
analisis SWOTdalam penyusunan strategi pengembangan budidaya kerang hijau. Hasil penelitian
menunjukan bahwa : 1) Budidaya kerang hijau dengan metode floating box menunjukan
pertumbuhan yang positif. Antisipasi perlu dilakukan terhadap adanya potensi
pencemaran/kandungan logam berat yang terbawa aliran Sungai Cisanggarung; 2)Areal potensial
pengembangan budidaya kerang hijau seluas 5 – 10 hektar dari sekitar 30 hektar luas perairan
pantai Karangdempel. Strategi pengembangan budidaya kerang hijau di perairan pantai
Karangdempel direkomendasikan sebagai berikut : 1) Pemberdayaan kelompok masyarakat
dalam membudidayakan kerang hijau ; 2) Pengaturan kegiatan budidaya kerang hijau secara
terpadu dengan kegiatan lainnya. 3)Peningkatan daya saing kerang hijau Karangdempel; 4)
Pelibatan lembaga penelitian untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kandungan logam
berat pada kerang hijau; 5) Koordinasi lintas ekologis dan administratif dengan
pemerintah/masyarakat wilayah perbatasan untuk meminimalisasikan konflik kepentingan.