KELOMPOK SELAPANAN SEBAGAI AKTOR INTERMEDIARY DALAM PENYEDIAAN PELAYANAN PUBLIK: STUDI KASUS DESA KEDUNGOLENG, KABUPATEN BREBES

Authors

  • Muhammad Siwi Nugraha Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Brebes Author
  • Bayu Setiawan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Brebes Author

Keywords:

aktor intermediary, kelompok Selapanan, partisipasi perempuan

Abstract

 Artikel ini bertujuan menjelaskan peran kelompok Selapanan sebagai aktor intermediary dalam penyediaan pelayanan publik di desa Kedungoleng, kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Kelompok Selapanan merupakan kelompok yang beranggotakan perempuan desa yang secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan dan dalam proses penyediaan pelayanan publik. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil kajian mengungkap bahwa partisipasi perempuan dalam kelompok Selapanan berkontribusi memperpendek rantai proses bisnis penyediaan pelayanan publik di tingkat desa. Selain itu, keberadaan kelompok Selapanan telah merubah wajah pelayanan publik di desa Kedungoleng menjadi lebih inklusif. Kelompok marjinal di desa tersebut dapat memperoleh pelayanan dasar dengan lebih mudah. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh kelompok Selapanan dalam mendukung pemerintah desa menyediakan pelayanan publik. Minimnya pengetahuan dan kompetensi anggota kelompok Selapanan dalam melakukan advokasi dan pendampingan terhadap isu-isu publik yang berkembang di masyarakat. 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

15-01-2024

Issue

Section

Jurnal Ilmiah Ultras Brebes Volume 5 Nomor 1

How to Cite

KELOMPOK SELAPANAN SEBAGAI AKTOR INTERMEDIARY DALAM PENYEDIAAN PELAYANAN PUBLIK: STUDI KASUS DESA KEDUNGOLENG, KABUPATEN BREBES. (2024). JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES, 5(1). https://jurnal-ultras.brebeskab.go.id/index.php/ojsdata/article/view/31

Similar Articles

1-10 of 22

You may also start an advanced similarity search for this article.