BENCHMARK KINERJA BACKEND: STUDI KASUS PERBANDINGAN BAHASA KOTLIN DAN PHP DALAM MENANGANI PERMINTAAN WEB
Kata Kunci:
transisi teknologi, kotlin, virtual machine, pengembangan perangkat lunak, performa, keamanan, skalabilitasAbstrak
Memilih sebuah bahasa pemrograman bukan hal mudah, karena tidak ada satu bahasa pemrograman yang bagus untuk seluruh kondisi pengembangan perangkat lunak, masing-masing memiliki cara kerja yang khas dan bagaimana tiap lingkungan bahasa pemrograman berinteraksi terhadap sistem operasi. Berdasarkan cara bahasa pemrograman dieksekusi oleh komputer, maka akan memiliki tiga pendekatan berbeda, yang pertama adalah interpreter-based language dimana bahasa pemrograman akan dieksekusi langsung tiap barisnya dan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin, yang kedua adalah compiler-based language dimana bahasa pemrograman perlu dilakukan kompilasi terlebih dahulu ke dalam bahasa mesin sesuai Sistem Operasi yang digunakan. Proses yang efektif dan efisien dalam melakukan suatu baris perintah dalam sebuah bahasa pemrograman sangat erat kaitannya dengan konsep eksekusi kode program dengan basis terkompilasi, interpretasi, atau virtual machines (VM).
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.